Jumat, 04 Mei 2012

Permainan Anak; Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan


Di sebuah taman, di bawah payung yang teduh, kami memperbincangkan memori-memori masa kecil kami, terpendam lugu dalam ingatan kami berbagai cerita dalam dua dekade yang lalu. Ditemani hangatnya seputan hawa panas kopi hitam dan kebulan asap rokok dari setiap hembusan pintu bibir yang telah berambut, kami sadar bahwa masa telah cepat berlalu. Justru disinilah yang membuat suasana teduh ini semakin istimewa, kadang meledak terbahak, kadang terkekeh hingga mau tercekik rasanya, kadang membisu dengan kenangan. Semua ingin angkat bicara, memotong sela siapa saja yang gagap bersuara.

Semuanya itu bermula ketika salah satu dari kami mengambil topik makanan cemilan untuk persekutuan payung teduh ini--begitu aku menyebutnya. Entah kapan hal ini dimulai,  kemudian topik itu berlanjut kepada permainan semasa sekolah dasar (SD) dulu.

  • Kelereng / Gundu

Permainan sederhana dari butiran kristal berwarna-warni ini bisa dimainkan dalam berbagai macam permainan--aku sampai lupa karena telah dimakan masa. Permainan gundu hanya memerlukan jari tangan untuk mengelindingkannya dengan cara menyentil atau bahkan menghentakan dengan jari. Sasaran permainan gundu pada umumnya untuk menabrakan gundu pemain satu dengan yang lainnya. Permainan akan lebih mengasyikan dengan mendramatisir sentilan hingga membidik secara berlebihan dan teriakan berbagai istilah dalam permainan ini; 'gak nektok' salah satu istilah yang biasa diteriakan oleh pemain kepada pemain musuh.

(Akan dibahas selanjutnya):
  • Kartu Gambaran dan Tazos


  • Benteng


  • Karet


  • Gobak Sodor


  • Dingdong


  • Nitendo


  • PlayStation


  • Komputer Offline / LAN


  • Komputer Online


  • Jejaring Sosial

Tidak ada komentar: